Mengatasi Printer yang Tak Bisa Mencetak
Senin, 06 Oktober 2008 | 08:17 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Sering kali saya berhadapan dengan masalah printer di kantor. Biasanya, printer tersebut tidak bisa mencetak. Apa ya yang menyebabkan masalah ini?
Fikri, Bandung
Jawab:
Ada beberapa kemungkinan penyebab. Coba periksa dengan langkah berikut: 1. Periksa koneksi printer dengan jaringan listrik. Pastikan kabel power printer telah dicolokkan ke stop kontak listrik dengan baik.
2. Pastikan saklar "on-off" printer atau tombol switch printer dalam posisi "on" dengan memeriksa lampu indikator.
3. Periksa sambungan kabel data printer, apakah sudah terhubung dengan port paralel/port USB di komputer dengan benar.
4. Cobalah untuk menggunakan kabel data printer yang lain sebagai uji coba.
5. Apabila menggunakan sistem operasi Microsoft Windows, dan menggunakan printer yang terhubung ke port paralel di komputer Anda, coba jalankan perintah berikut ini di jendela MSDOS Prompt:
6. C:>dir >>LPT1
7. Maksudnya, untuk membelokkan hasil tampilan perintah "dir" (perintah untuk menampilkan daftar isi dari suatu direktori) dari yang seharusnya ke monitor, namun dialihkan ke port paralel komputer.
8. Pastikan Anda melakukan instalasi driver untuk printer tersebut.
9. Pastikan Anda memilih driver yang tepat untuk printer yang digunakan.
10. Pastikan Anda memilih port yang tepat untuk printer.
11. Coba gunakan aplikasi teks editor standar untuk sistem operasi Anda guna mencetak sesuatu (misalnya notepad). Jika aplikasi teks editor Anda dapat mencetak, kemungkinan besar kesalahan bukan pada printer.
12. Cobalah untuk mengubah setting printer Anda menjadi "Default Printer" atau cobalah melakukan instalasi ulang driver untuk printer Anda dengan nama printer yang lain dan ubahlah instalasi baru tersebut sebagai "Default Printer".
13. Pastikan Anda memiliki space hard disk yang mencukupi. Terkadang, jika buffer tidak cukup, data tidak dapat dikirim ke printer dengan sempurna.
14. Cobalah untuk mengubah setting "Spooler" untuk printer Anda melalui menu properties printer. Fitur "Spooler" ini digunakan dengan tujuan agar Anda tetap dapat menjalankan aplikasi ketika dilakukan pencetakan dokumen.
15. Cek apakah ada resource yang konflik dengan port yang digunakan oleh printer Anda. Gunakan bantuan perangkat troubleshooter jika terjadi konflik. Kasus ini mungkin juga lantaran port komputer Anda bermasalah.
Untuk mengetahuinya, apabila langkah-langkah di atas sudah Anda lakukan tapi tidak menemukan "titik terang", cobalah untuk memindah koneksi port printer Anda ke port lain (misalnya USB1 ke USB3) atau cobalah printer Anda pada komputer lain.
Sumber Tempo Interactive
Mengenai Saya
- Wuragil Darmoko
- Namaku: Pitut Wuragil Darmoko, sekarang aku bekerja di sebuah sekolah swasta di bilangan Jakarta Barat. Masa kecilku tinggal di kota kecil di Jawa Tengah : Solo, tepatnya di Kecamatan Baki, Sukoharjo.
Search
Cari Arsip di Blog ini
Minggu, 14 Desember 2008
Mengapa Printer tidak bisa mencetak?
Tahun 2008 tahun terpanjang
Detik Tambahan di 2008
Rabu, 10 Desember 2008 | 20:04 WIB
TEMPO Interaktif, Washington:Tahun 2008 akan diperpanjang satu detik pada malam pergantian tahun, 31 Desember mendatang. Penjaga waktu dunia memutuskan menambah satu detik pada jam atom mereka untuk memelihara sinkronisasi dengan rotasi bumi yang sedikit melambat.
Tambahan waktu satu detik itu akan dilakukan pada 31 Desember, antara pukul 6:59:59 dan sebelum pukul 7 malam waktu Eastern Standard Time. Penambahan itu membuat 2008 menjadi tahun terpanjang sejak 1992. Selain mendapat satu detik tambahan, tahun 2008 adalah tahun kabisat yang memiliki satu hari ekstra pada 29 Februari.
Keputusan untuk menambah satu detik ekstra itu diambil oleh konsorsium internasional pencatat waktu, Senin lalu. "Teknologi digital dan perdagangan dunia amat bergantung pada pencatatan waktu yang akurat sampai tingkat detik," kata Geoff Chester, juru bicara Observatorium Angkatan Laut Amerika Serikat di Washington, yang bertanggung jawab atas sepertiga jam atom dunia.
"Umumnya, para provider ponsel dan sistem pengoperasian komputer menguji akurasi waktunya dengan jam atom dunia dan memperbarui waktu mereka dengan menambah satu detik secara otomatis," kata Chester.
Dunia mulai menambah detik-detik ekstra sejak 1972, terkadang dua kali dalam setahun. Penambahan pada akhir 2008 nanti adalah detik ekstra pertama sejak 31 Desember 2005, dan tahun keempat yang memperoleh satu hari tambahan sekaligus satu detik lagi.
Untuk merayakan malam terpanjang itu, para staf di Observatorium AL AS akan mengadakan pesta pada pukul 6:59:60 malam. "Kami akan mengawasi jam dan memastikan tak ada yang berjalan di luar rencana," kata Chester. "Ini adalah pesta tahun baru yang dipercepat."
